Pil KB Cenderung Membuat Gemuk? Bisa jadi! Ada beberapa alasan yang menjadi penyebabnya. Kandungan hormon dalam pil (estrogen dan progesteron) dapat mengubah metabolisme cairan di dalam tubuh. Seringkali dapat menyebabkan retensi cairan (edema).
Wanita para pengguna pil ini, dapat mengalami kenaikan berat badan (bb) sampai 10 Kg. Kenaikan ini biasanya merupakan efek samping yang muncul temporer. Dan biasanya terjadi pada bulan pertama selama 4-6 minggu.
Banyak wanita yang tidak mau menggunakan pil KB sebagai alat kontrasepsi. Alasannya karena pil KB bisa menyebabkan gemuk, kulit hitam, rahim kering, dan sebagainya. Apakah itu benar?
Bagi mereka yang telah menikah, mencegah kehamilan mungkin merupakan salah satu jalan untuk merencanakan keluarga seperti dalam program keluarga berencana. Mencegah kehamilan tentu saja memberikan kesempatan kepada ibu untuk memulihkan diri dari kehamilan dan memberi ibu kesempatan untuk menyusui bayi dan merawat anak hingga lebih mandiri.
Alat kontrasepsi bagi pria yang disuntikkan ke bagian tubuh hampir menjadi kenyataan dan relatif tidak menimbulkan efek samping, sementara dua perusahaan obat-obatan Eropa siap memproduksinya.
Para ilmuwan Australia yang tergabung dalam Institut Riset ANZAC di Sydney, menyatakan alat kontrasepsi itu 100 persen efektif, karena telah dicobakan kepada 55 pria setiap tahunnya. Hasilnya, tidak ada seorang istri pun dari mereka hamil.
Ada beberapa metode kontrasepsi atau KB yang tersedia. Untuk memilih apa kontrasepsi atau KB yang cocok untuk anda, sebaiknya anda mengetahui kebaikan dan kekurangan dari metode KB ini.
Top Comments