KEHIDUPAN rumah tangga yang penuh dengan permasalahan seringkali mengundang stres. Tak sedikit orang tua sekarang mengalami tekanan jiwa akibat beban hidup yang sangat berat.
Celakanya lagi, tekanan yang dialami orang tua dapat berpengaruh pada anak-anak. Bahkan menurut sebuah riset, stres yang dialami orang tua dapat menyebabkan anak-anak menjadi lebih rentan terhadap penyakit.
Berbeda pendapat hal yang manusiawi. Tak jarang ini terjadi saat Anda bersama pasangan mengarungi bahtera rumah tangga. Tetapi, ketika perbedaan pendapat dalam mengasuh anak terjadi, perlukah berkembang menjadi pertengkaran suami-istri?
Orang tua tentu ingin yang terbaik bagi anak-anaknya. Tapi bagaimana jadinya jika yang “terbaikâ€bagi Anda berbeda dengan “terbaik†buat pasangan?
Setelah lama menikah, tentunya ada fase jenuh dalam perkawinan. Bagaimana cara agar pernikahan tetap manis, hangat dan menyenangkan, berikut tips-tips yang layak Anda baca...
Bagi beberapa orang, kawin cerai sepertinya tidak begitu bermasalah. Mereka menganggapnya sebagai hal yang yang lumrah. "Kalau sudah tidak ada kecocokan, mengapa harus dipertahankan" dalihnya. Tetapi kalau kita renungkan, begitu kita mengambil keputusan untuk kawin, kita seharusnya siap mempertanggungjawabkannya; baik di hadapan keluarga maupun di hadapan Tuhan.
Oleh karena itu, agar kita senantiasa siap mempertahankan tali perkawinan yang sudah kita ikrarkan dan tidak menganggap gampang perceraian, sederhana saja caranya: kita harus menjadi orang yang bertanggung jawab. Kalau menurut anda bagaimana?
Top Comments